Rabu, 14 Mei 2014

contoh proposal penelitian PAI



PROPOSAL PENELITIAN

A.Latar Belakang Masalah
      Keluarga merupakan wadah yang pertama dan sebagai fundamen perkembangan dan pertumbuhan anak. Kebiasaan dan cara hidup dibawah pimpinan orang tua memberikan dasar terhadap pembentukan kepribadian anak. Maka tanggunmg jawab dan kewajiban orang tua dalam pembinaan keluarga di bidang pendidikan sangatlah penting adanya.
      Pemahaman orang tua akan kewajiban dan tanggung jawab terhadap pendidikan anak-anaknya itu tidak serta merta muncul begitu saja, meskipun ada unsur-unsur alamiah tetapi membutuhkan kesadaran dan kemampuan untuk memahami dan menatap kehidupan masa depan yang lebih baik bagi generasinya.
      Kesadaran orang tua akan pendidikan anak-anaknya sangat ditentukan bagaimana cara berpikir dan bersikap dari orang tua itu sendiri yang secara tidak langsung dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satu faktor tersebut adalah faktor pendidikan atau pengalaman belajar  dari orang tua. Faktor ini sangatlah dominan, yang kemudian berimplikasi pada sikap dan prilaku orang tua terhadap pendidikan anak-anaknya . Termasuk cara dan sikap orang tua dalam memperhatikan dan memberikan bimbingan belajar kepada anaknya serta kewajiban lain yang berhubungan dengan tugas-tugas yang erat kaitannya dengan tanggung jawab atas pendidikan anaknya.

B. Alasan Pemilihan Judul
      Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga ( orang tua ), pemerintah ( sekolah ), dan masyarakat. Ketiga komponen tersebut memegang peranan yang sangat besar dalam usaha mencerdaskan anak bangsa. Namun pendidikan yang paling dasar berawal dari pengaruh lingkungan keluarga. Dalam keluarga orang tuanyalah yang memegang peran utama dalam menentukan pendidikan putra-putrinya. Perawatan orang tua yang penuh kasih sayang dan pendidikan tentang nilai-nilai kehidupan baik agama maupun sosial budaya yang diberikan merupakan hal yang aik dan kondusif untuk mempersiapkan anak menjadi pribadi dan anggota masyarakat.1 )
      Hal ini sangat sesuai dengan pandangan Islam bahwa seorang anak dilahirkan dalam keadaan fitrah ( suci dan berpotensi ) dan orang tualah yang memiliki tanggung jawab untuk mendidiknya. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW :
كل مو لو د يو لد على الفطر ة , فا بو اه يهود ا نه او ينصرا نه او يمجسا نه      ا ( رواه البخري )   
Artinya:Setiap anak dilahirkan dalam keadaan suci, Bapak Ibunyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi.”

      Hadis di atas menjelaskan tentang tanggung jawab orang tua untuk mendidik anak-anaknya, karena anak merupakan amanat dari Allah yang dititipkan kepada orang tua yang kelak akan dimintai pertanggung jawabannya 2 )
      Dalam dunia pendidikan terutama pendidikan di tingkat dasar, kurikulum mengalami perkembangan dari tahun ke tahun. Adanya pergantian kurikulum tersebut  mengakibatkan kesulitannya pun semakin meningkat. Hal
inilah yang menyebabkan seorang anak dituntut tidak hanya mendapat pendi-
dikan di sekolah saja, namun juga memerlukan bimbingan dan perhatian belajar dari kedua orang tuanya ketika berada di luar sekolah. Orang tua memiliki kewajiban untuk membimbing putra-putrinya memecahkan kesulitan belajar seperti membantu mengerjakan Pekerjaan Rumah ( PR ) dan lain-lain. Apabila perhatian orang tua semakin rendah, maka semakin rendah pula prestasi yang dapat dicapai oleh anak di sekolahnya.3 )  Orang tua perlu memiliki pengetahuan yang cukup sebagai modal dasar untuk membantu
 

1. Syamsu Yusuf LN, Psikologi Pendidikan Anak dan Remaja, Bandung: PT,Remaja Rosdakarya,hal. 37.
        2 Haya binti  Mubarok Al Barik, Ensiklopedi Wanita Muslimah, Jakarta: PN  Darul Falah, 1419H, h. 246.
3.Ronald, Peran Orang Tua Dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Mendidik dan Mengembangkan Moral Anak, Bandung: Yrama Widya, 2006, h. 100.
Memecahkan masalah belajar anaknya. Salah satu penyebab kegagalan pendidikan anak adalah minimnya pengetahuan orang tua atau pendidik tentang karakteristik kejiwaan anak.4 ) Pada dasarnya orang tua yang memiliki pendidikan rendah akan mengalami kesulitan dalam memberikan perhatian dan bimbingan belajar kepada putra-putrinya. Hal inilah yang mendorong keinginan penulis untuk mengetahui secara langsung tentang ” Pengaruh Tingkat Pendidikan Orang Tua Terhadap Perhatian Belajar Peserta didik kelas VII di MTs. Asy-Sya’iriyah Kecamatan Limpung Kabupaten Batang Tahun pelajaran 2010/2011.”

C. Telaah Pustaka
            Sebagai bahan perbandingan penulis akan paparkan mengenai beberapa hasil penelitian yang sudah di laksanakan. Memang sudah ada beberapa penelitian yang mengangkat tentang pengaruh ganjaran dan hukuman terhadap motivasi belajar siswa, namun dengan kekhasannya masing-masing baik iti fokus penelitian, variabel-variabel maupun subyek besar pembahasanya yang berbeda beda.
       Untuk lebih jelasnya mengenai kajian terhadap hasil-hasil penelitian tersebut, penulis paparkan secara singkat di bawah ini :
1.      Nafiatul Ilmiah, dalam skripsinya yang berjudul “Persepsi Siswa Tentang Penerapan Metode Ganjaran dan Hukuman dan Pengaruhnya Terhadap Motivasi Belajar Siswa di MI Plumbon Kecamatan Limpung Kabupaten Batang Tahun Pelajaran 2004/2005”,dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
a.   Persepsi siswa tentang penerapan metode ganjaran dan hukuman di MI Plumbon Kescamatan Limpung Kabupaten Batang tergolong kategori cukup, dengan hasil nilai rata-rata 50,8 berada pada interval 50-53.
b.   Motivasi belajar siswa di MI Plumbon Kecamatan Limpung Kabupaten Batang tergolong kategori cukup, dengan hasil nilai rata    -
      rata 46.2,yang berada pada interval 46-49.
 

4. Muhammad Albani, Selamat, Anak Anda Luar Biasa, Solo: Pustaka Iltizam, 2007, h. 107
c.   Berdasar hasil analisis statistik dengan rumus regresi satu prediktor yang di peroleh Freg hitung sebesar 3.475 yang dikonsultasikan dengan Freg tabel pada signifikan 1% diperoleh tabel 7,4 sedangkan pada taraf signifikan 5% di peroleh tabel 4,05, maka dapat di simpulkan bahwa hipotesis yang menyatakan “ ada pengaruh positif dan penerapan metodde ganjaran dan hukuman terhadap motivasi belajar siswa ditolak “.5

2.      Muarifin, dalam skripsinya “ Pengaruh Kompetensi Guru Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas VI Di SD Negeri Sempu Kecamatan Limpung Kabupaten Batang Tahun Pelajaran 2008/2009”dengan kesimpulan sebagai berikut :
a.     Kompetensi guru kelas VI di SD Negeri Sempu Kecamatan Limpung  
        Kabupaten Batang mencapai taraf tinggi pada prosentase 63,64 %,
  sedangkan pada taraf sedang 36,36 % hal ini di buktikan melalui   
  jawaban koesioner dari 33 siswa.
b.   Motivasi belajar siswa kelas VI di SD Negeri Sempu mencapai taraf tinggi pada prosentase 54,55 % sedangkan 45,45 % pada taraf sedang dan 0% pada taraf rendah.
c.   Sesuai dengan uji statistik koefisien produk moment di peroleh hasil observasi sebesar 0,417, setelah dikonsultasikan dengan tebel pedoman interpretasi angka kasar atau sederhana dan karena 0,417 berada pada rentang 0,40 – 0,70 maka di tarik kesimpulan adanya korelasi yang sedang atau cukup  antara variabel kompetensi guru (X) dan variabel
      motivasi belajar siswa (Y).6

D. Rumusan Masalah
                  Berdasarkan latar belakang di atas, maka permasalahan yang menjadi pokok kajian dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
5..Nafiatul Ilmiah, Skripsi Persepsi Siswa Tentang Penerapan Metode Ganjaran dan Hukuman dan Pengaruhnya Terhadap Motivasi Belajar Siswa di MI Plumbon Kecamatan Limpung Kabupaten Batang Tahun Pelajaran 2004/2005, h. 7
                        6. Muarifin ,Pengaruh Skripsi Kompetensi Guru Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas VI Di SD Negeri Sempu Kecamatan Limpung Kabupaten Batang Tahun Pelajaran 2008/2009, h. 9
1.      Bagaimana tingkat pendidikan orang tua peserta didik Kelas VII MTs.
 Asy- Sya’iriyah  Kecamatan  Limpung  Kabupaten  Batang Tahun Pelajaran  2010/2011?
2. Bagaimana perhatian orang tua peserta didik Kelas VII MTs.Asy-Sya’iriyah Kecamatan Limpung Kabupaten Batang Tahun Pelajaran  
     2010/2011terhada  belajar putra-putrinya ?
3.  Adakah pengaruh  tingkat pendidikan orang  tua terhadap perhatian belajar
     anaknya di Kelas VII MTs.Asy-Sya’iriyah Kecamatan Limpung Kabupaten Batang  Tahun Pelajaran 2010/2011?

E. Penegasan Istilah
                  Guna menghindari kesimpangsiuran dalam menginterpretasikan pengertian judul penelitian ini, maka penulis menguraikan pengertian sebagai berikut:
1. Pengaruh
                  Pengaruh  artinya  daya  yang  ada  atau  yang  timbul  dari  sesuatu
 ( orang atau benda dan sebagainya ) yang berkuasa atau berkekuatan gaib.7) Adapun yang dimaksud pengaruh dalam skripsi ini adalah daya yang ada pada orang tua, yang mana dalam hal ini berpengaruh pada perubahan anak khususnya dalam belajar.
2. Tingkat Pendidikan orang Tua
               Tingkat pendidikan orang tua adalah jenjang pendidikan yang pernah ditempuh oleh orang tua atau pengalaman pendidikan yang pernah
dialami orang tua.
 a.pendidikan  formal
               Pendidikan formal mengenal adanya jenjang pendidikan sebagaimana dapat kita lihat dalam Undang-Undang RI nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab VI Pasal 14 sebagai berikut: ”


 
7. WJS. Poerwadarminto, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Depdikbud PN, Balai Pustaka, 1984,h. 731
Jenjang pendidikan formal terdiri atas Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, dan Pendidikan Tinggi. ” 8)
                  Berdasarkan undang-Undang tersebut jenjang pendidikan formal dapat dikelopmpokkan menjadi tiga, yaitu:
1)      Pendidikan  Dasar  terdiri  dari  lulusan  SD/MI atau SLTP/MTS dan yang  
      sederajat.
2)   Pendidikan Menengah terdiri dari lulusan SMA/MA atau yang sederajat.
3)   Pendidikan  Tinggi  terdiri  dari  lulusan universitas, institut  atau  yang 
       sederajat.
b. Pendidikan Non Formal
                  Pendidikan Non formal sudah terorganisir dan terprogram secara  tertentu, namun belum berjenjang.
    Selanjutnya yang dimaksud pendidikan formal dan non formal pada skripsi ini adalah pendidikan yang telah ditempuh oleh orang tua wali peserta didik  pada Madrasah yaitu MTs.Asy-Sya’iriyah Kecamatan Limpung Kabupaten Batang Tahun Pelajaran 2010/2011.
3. Perhatian Belajar
              Perhatian adalah respon umum terhadap sesuatu yang merangsang dikarenakan ada bahan apresiasi pada akibatnya maka kita menyempitkan pada hal-hal yang merangsang. 9)
              Belajar adalah perubahan tingkah laku sebagai hasil aktifitas secara langsung yang berhubungan dengan berbagai pengalaman.10)
Adapun yang dimaksud peran serta orang tua dalam skripsi ini adalah
memberi perhatian terhadap belajar anak sehingga terjadi proses perubahan tingkah laku.
4. Peserta didik
              Peserta didik secara umum adalah siswa atau murid. Dalam penelitian ini yang dimaksud adalah siswa kelas VII pada MTs Asy- Sya’iri
 

8.Undang-Undang RI Nomor 20, Th 2003, Tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bandung: Nuansa Aulia,  2005,  h, 22
9. Sugadra Poerbakawaja, Ensiklopedi Pendidikan, Jakarta: Gunung Agung, tt, h. 276
10.Marasudin Siregasr, Didaktik Metodik dan Kedudukannya Dalam Proses Belajar Mengajar,
Yogyakarta:Sumbangsih, 1985, h. 82
yah yang sampai pada saat penelitian ini dilakukan masih terdaftar dan aktif
mengikuti proses belajar pada madrasah tersebut yang selanjutnya disebut anak. Anak adalah mahluk kecil yang diyakini memiliki potensi untuk berkembang. 11)

5. MTs.Asy-Sya.iriyah
              MTs.Asy-Sya.iriyah adalah sebuah lembaga pendidikan milik yayasan Asy-Sya’iriyah yang terletak di Desa Plumbon Kecamatan Limpung Kabupaten Batang Provinsi Jawa Tengah.
              Dari penjelasan arti istilah tersebut maka dapat disimpulkan bahwa maksud judul skripsi ini penulis ingin menganalisa pengaruh jenjang pendidikan formal dan non formal yang pernah ditempuh oleh orang tua
peserta didik Kelas VII MTs.Asy-Sya’iriyah Kecamatan Limpung Kabupaten Batang terhadap perhatian belajar mereka di sekolah.

F. Tujuan dan Manfaat Penelitian
1. Untuk mengetahui variasi tingkat pendidikan orang tua peserta didik
 Kelas VII MTs.Asy-Sya’iriyah Kecamatan Limpung Kabupaten Batang  
 Tahun Pelajaran 2010/2011
2. Untuk mengetahui perhatian orang tua wali peserta didik terhadap belajar  anaknya di MTs.Asy-Sya’iriyah Kecamatan Limpung kabupaten Batang.
3.      Untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan orang tua terhadap perhatian belajar anaknya sebagai peserta didik di  kelas VII MTs.Asy-Sya’iriyah   Kecamatan Limpung Kabupaten Batang Tahun Pelajaran 2010/2011.

G. Rumusan Hipotesis
                  Hipotesis adalah dalil atau prinsip yang logis dan dapat diterima secara rasional tanpa mempercayainya sebagai kebenaran sebelum diuji atau
disesuaikan dengan fakta-fakta atau kenyataan-kenyataan yang mendukung
11.Yuliani Nurani Sujiono, Pembelajaran Anak Usia Dini, Jakarta:Yayasan Citra Pendidikan Indonesia,2005, h. 1
atau menolak kebenarannya.12) Jadi yang dimaksud hipotesis adalah praduga sementara yang akan dibuktikan setelah ada bukti atau data yang membenarkannya.
                  Dalam skripsi ini penulis mengajukan hipotesis sebagai berikut:
” Diduga Tingkat pendidikan orang tua berpengaruh terhadap perhatian belajar peseta didik kelas VII di MTs.Asy-Sya’iriyah Kecamatan Limpung Kabupaten Batang Tahun Pelajaran 2010/2011.”

H. Metodologi Penelitian
                  Untuk memperoleh data yang valid dan lebih akurat dalam
menyusun skripsi ini penilis menggunakan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Menentukan populasi dan sampel
    a. Menentukan Populasi
                  Populasi adalah keseluruhan subyek penelitian.13) Dalam hal ini
         yang menjadi subyek penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VII
         MTs.Asy-Syairiyah Kecamatan Limpung Kabupaten Batang yang
          jumlahnya 102 , 50 peserta didik di kelas VII A dan 52 peserta didik di kelas VII B.
     b. Menentukan Sampel
            Sampel adalah sebagian dari seluruh individu yang     menjadi 
obyek Penelitian.14) 
Sampel dalam skripsi ini adalah 10 peserta didik kelas VII A dan 10 peserta didik kelas VII B MTs.Asy-Sya’iriyah Kecamatan  Limpung   Kabupaten Batang pada tahun pelajaran 2010 /2011.
        Peneliti mengambil populasi peserta didik kelas VII dikarenakan mereka baru mengalami perubahan lingkungan sekolah yaitu dari lingkungan sekolah tingkat dasar SD/MI ke lingkungan sekolah tingkat
menengah SMP/MTSsehingga penulis menganggap sangat perlu perha-
tian dari orangtuanya dalam belajar. Penulis juga berpedoman pada
12. Hadari nabawi, Metode penelitian Sosial, tt: Gajah Mada university Press, 1998, h. 160
             13. Suharsimi arikunto, Prosedur penelitian suatu Pendekatan praktik, Jakarta: Rineka Cipta, 1998 , h.130.
14.Mardalis, Metode Penelitian Suatu pendekatan proposal, Jakarta: PT, Bumu Aksara, 2002,   h. 55
pendapat Dr. Suharsimi Arikunto: ” ...Selanjutnya jika subyeknya besar atau lebih dari 100 orang, maka dapat diambil antara 10 % - 15 % atau 20 % - 25 % atau lebih besar.”15 )
        Oleh karena jumlah populasi kelas VII MTs.Asy-Sya’iriyah  kurang dari 102, maka sesuai pendapat tersebut di atas dapat diambil sampel yang berjumlah 20 peserta didik.
2. Variabel, Indikator, dan Definisi Operasional
        a. Variabel dan Indikator Penelitian
                        Penelitian yang saya susun terdapat dua variabel yaitu:
  1. Tingkat pendidikan orang tua, dengan indikator:
                 1.1. Pengalaman belajar dalam pendidikan formal
                 1.2. Pengalaman belajar dalam pendidikan non formal
                 1.3. Pengalaman yang dimiliki orang tua
                 1.4. Pendidikan terakhir orang tua
              2. Perhatian orang tua terhadap belajar anak, dengan indikator:
                 2.1.Memberikan fasilitas dan menciptakan suasana belajar
                       yang nyaman.
                 2.2. Memberikan bimbingan belajar kepada anak
    2.3. Menjalin komunikasi yang baik dengan pihak sekolah
            b. Definisi Operasional
                        Dalam penelitian ini terdapat dua variabel sebab akibat atau
                 causalitas    yaitu:
                 1. Variabel Independent yaitu variabel yang menjadi penyebab/
pengaruh suatu masalah yang memiliki kode X yaitu Tingkat
Pendidikan Orang Tua.
     2. Variabel Dependent yaitu variabel terikat yang menjadi
         obyek masalah atau akibat dari variabel X yang diberi kode Y  
yaitu Perhatian Belajar Anak.Dengan demikian definisi operasionalnya adalah mencari ada Tidaknya pengaruh dari variabel X terhadap Y berdasarkan data yang   didapat dari
 

15. Suharsimi Arikunto, Op Cit, h. 107.         
 obyek penelitian.
3. Metode Pengumpulan Data
        Dalam melakukan penelitian peneliti mengumpulkan data dengan menggunanakan metode ” Field Research   atau  ”Studi Lapangan. ”  Hal ini  sesuai dengan judul yang penulis ajukan dalam pengajuan skripsi. Penelitian dilakukan secara langsung yaitu peneliti terjun langsung untuk melakukan penelitiannya di tempat penelitian. Peneliti menggunakan metode-metode Interview, angket, dan dokumentasi.
 a.  metode Interview
                     Interview merupakan teknik pengumpulan  data dengan cara mengadakan  komunikasi dengan sumber data. Komunikasi tersebut dilakukan dengan  dialog atau tanya jawab secara lisan, baik langsung maupun tidak langsung.16)
          Pada penelitian ini peneliti melakukan interview kepada Kepala Sekolah untuk memperoleh data tentang sejarah berdirinya lembaga Pendidikan MTs.Asy-Sya’iriyah  Kecamatan Limpung Kabupaten  Batang.
 b.  Metode Angket
Angket adalah usaha mengumpulkan informasi dengan   menyampaikan Sejumlah pertanyaan tertulis untuk dijawab secara
tertulis pula oleh responden. Metode ini digunakan untuk mengumpulkan data tentang tingkat pendidikan orang tua dan
perhatian belajar dengan cara memberikan angket kepada peserta didik kelas VII pada MTs.Asy-Sya’iriyah sebagai responden untuk   dijawab dan dikumpulkan kembali oleh peneliti.



 

16..Djumhur dan Moh. Surya, Bimbingan dan Penyuluhan di Sekolah, Bandung: CV, Ilmu, 197, h. 50.     
I.Sistematika Penulisan Skripsi
   BAB  I: PENDAHULUAN
 Bab ini meliputi : Latar Belakang Masalah, Alasan Pemilihan Judul,
 Telaah Pustaka, Rumusan Masalah, , Penegasan Istilah, Tujuan dan
 Manfaat Penelitian, Rumusan Hipotesis, Metodologi Penelitian,dan
 Sistematika Penulisan Skripsi
   BAB  II: LANDASAN TEORI
  Bab ini meliputi : Tinjauan Teori Variabel x, dan Tinjauan Teori
  Variabel y
   BAB III: HASIL PENELITIAN
                 Meliputi: Tinjauan Umum Populasi, Sajian Data Variabel x, Sajian
                 Data Variabel y
     
   BAB IV:HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
                  Meliputi: Analisis Deskripsi Terhadap Variabel x, Analisis Deskripsi
                  Terhadap Variabel y, Analisis Inferensial Terhadap pertemuan
                  Variable x dan Variabel y

   BAB V:  PENUTUP
                  Bab ini meliputi : Simpulan, Saran, dan Kata Penutup.


Semarang,................................

  Disetujui Oleh                                                          
  Pembimbing                                                                  Peneliti,



  NOOR CHOLID,M.Ag,M.Pd                                    YUHRI
  NIP:                                                                             NIM: 086012147

Tidak ada komentar:

Posting Komentar